Tempat Liburan Terbaik di Indonesia: Awal Suka Musik Dan Gitar Pertamaku 75 Ribu

Saat masih kecil aku kurang suka dengan yang namanya musik, padahal teman-teman aku waktu SD dulu suka bersenandung ibarat lagunnya Boomerang, Jamrud, dan kawan-kawannya. Tapi sama sekali aku tidak pernah mendengar lagu tersebut, alasannya ialah yang aku tahu waktu itu ialah lagu dangdut alasannya ialah dari keluarga sendiri juga seringnya muter lagu dangdut, qosidah, sholawat, serta nasidaria, lagu jenis lain aku kurang begitu pengetahuan sehingga ketika itu belum begitu tertarik dengan yang namanya musik.

Beranjak Sekolah Menengah Pertama sayapun semakin sering tahu bahwa ada jenis musik lain selain dangdut, apalagi sobat sebangku aku sering menyanyikan lagu-lagunya Bang Iwan Fals, tapi lagi-lagi waktu itu aku belum kenal dan masih gila di indera pendengaran aku lagu-lagu tersebut. Kemudian aku coba mencari tahu dan iseng muter radio, dan radio pun aku belum tertarik, hanya ingin tahu saja lagu yang dinyanyikan temenku itu, dan ternyata ada channel frekuensi mana waktu itu aku lupa , ada aktivitas 2 jam bersama lagu nya iwan fals, jadi yang diputer memang lagunya itu terus. Makara setiap ada aktivitas tersebut aku selalu mendengarkan dan aku hapal jadwalnya, sehingga semakin hapal aku dengan lagu-lagu bang Iwan.

Nah hingga Sekolah Menengan Atas aku semakin kenal dengan belum dewasa kota yang gemar musik juga, di sini aku semakin tertarik dengan yang namanya musik, apalagi ada temen aku yang dapat maen gitar, dan itu kelihatan keren. Jadilah aku mencoba-coba untuk meminjam gitar , namun nada yang aku mainkan berantakan, aku nggak kenal nada juga. waduh payahhh bangett.

Akhirnya aku nekat waktu itu menabung untuk membeli gitar, aku ajak sobat saya, aku bujuk beliau untuk membeli gitar juga, ahahaha, entah kenapa alhasil beliau juga mau membeli gitar, aku juga kurang tau.. heheh gitar pertama aku waktu itu seharga75 ribu , aku masih ingat betul waktu itu belinya di Pasar Kliwon kudus, dengan harga yang ditawarkan 120 ribu, tapi alasannya ialah temen aku pinter menawar jadi dapet kepingan harga, ya itu beli dua gitar 150 ribu.

Itu ialah gitar pertama saya, aku juga nggak tau apakah itu gitar atau bukan, alasannya ialah aku rasa bunyinya tidak ibarat gitar , entahlah tapi yang niscaya itu cukup untuk aku mencar ilmu kord gitar dari C mayor, G, A , D dan lain lain A minor, D minor, dll hingga menciptakan jari jari aku sakit bahkan tidak jarang kulit jari jadi terkelupas alasannya ialah Anda tahu gitar dengan harga segitu senarnya keras banget. Tapi waktu itu sudah begitu puas aku memakai gitar tersebut hingga tiap sepulang sekolah waktu senggang aku sering bersama gitar tersebut.

Oh ya , selain beli gitar, waktu itu aku juga jadi lebih sering bermain ke pasar hanya untuk sekedar mencari Kord lagu yang lagi ngetrend waktu itu, nggak beli bukunya sih, cuma akal-akalan mau beli tapi sambil menghapal kordnya. hehehe . .  Kadang juga pinjam buku punya temen kemudian aku poto kopi alasannya ialah waktu itu juga internet masih belum ada kali ya. Atau sudah ada tapi aku belum tau , yang niscaya belum begitu  penting ketika itu.

Begitulah ceritanya, hingga alhasil gitar pertama yang aku miliki tersebut kini berpindah tangan alasannya ialah kebetulan diminta sama Anaknya Pak Lek, jadi aku berikan saja alasannya ialah aku juga masih punya gitar lain ketika ini, huhuhu… jadi kangen, Apa Kabar Gitarkuu???
Sumber http://alamtradisional.blogspot.com/