Tempat Wisata Terbaik Di Jawa Tengah Dan Indonesia: 26. Gorontalo

Tempat Wisata Terbaik Di Jawa Tengah Dan Indonesia: 26. Gorontalo

Gambaran Umum

Gorontalo adalah sebuah provinsi di Indonesia. Sebelumnya, semenanjung Gorontalo (Hulontalo) merupakan wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Madya Gorontalo di Sulawesi Utara. Seiring dengan munculnya pemekaran wilayah berkenaan dengan otonomi daerah di Era Reformasi, provinsi ini kemudian dibuat berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000, tertanggal 22 Desember 2000 dan menjadi Provinsi ke-32 di Indonesia. Ibukota Provinsi Gorontalo adalah Kota Gorontalo (sering disebut juga Kota Hulontalo) yang populer dengan julukan “Kota Serambi Madinah“. Provinsi Gorontalo terletak di Pulau Sulawesi serpihan utara atau di serpihan barat dari Provinsi Sulawesi Utara. Luas wilayah provinsi ini 12.435,00 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.097.990 jiwa, dengan tingkat kepadatan penduduk 88 jiwa/km². Provinsi Gorontalo dihuni oleh ragam Etnis yang berbentuk Pohala’a (Keluarga), diantaranya Pohala’a Gorontalo (Etnis Hulontalo), Pohala’a Suwawa (Etnis Suwawa/Tuwawa), Pohala’a Limboto (Etnis Limutu), Pohala’a Bolango (Etnis Bulango/Bolango) dan Pohala’a Atinggola (Etnis Atinggola) yang seluruhnya dikategorikan kedalam suku Gorontalo atau Suku Hulontalo. Ditengarai, penyebaran Diaspora Orang Gorontalo telah mencapai 5 kali lipat dari total penduduknya kini yang tersebar di seluruh dunia.
Meskipun terbilang muda tentang pemekaran daerah, bersama-sama Provinsi Gorontalo lebih dahulu dikenal semenjak zaman kolonial Belanda dengan kota-kota renta yang dimilikinya selain Kota Gorontalo (Hulontalo), antara lain:
– Suwawa (asal kata Tuwawa)
– Limboto (asal kata Limutu)
– Tilamuta
– Kwandang
– Paguat (asal kata Pohuwato)
– Marisa
– Popayato
– Atinggola
Pada tahun 2013, Provinsi Gorontalo secara keseluruhan mempunyai 77 kecamatan serta 735 Desa/Kelurahan. Data ini akan terus mengalami perubahan seiring dengan adanya rencana pemekaran daerah otonom gres (DOB) di Provinsi Gorontalo yang diprediksi akan final pada tahun 2020 mendatang.
Provinsi Gorontalo menjadi salah satu daerah hasil pemekaran yang terbilang sukses. Seperti halnya daerah lain, Provinsi Gorontalo pun mempunyai banyak sekali julukan, diantaranya:
  • “Provinsi Agropolitan
  • Bumi Maleo”
  • Provinsi Minapolitan”
  • Bumi Para Sastrawan”
  • The Hidden Paradise”



















Letak Geografis

Wilayah Provinsi Gorontalo yang pada zaman kolonial Belanda dikenal dengan sebutan “Semenanjung Gorontalo” (Gorontalo Peninsula) terletak pada serpihan utara Pulau Sulawesi, tepatnya pada 0° 19′ 00” – 1° 57′ 00” LU (Lintang Utara) dan 121° 23′ 00” – 125° 14′ 00” BT (Bujur Timur). Letak Provinsi Gorontalo sangatlah strategis, alasannya ialah diapit oleh dua perairan, yaitu Teluk Gorontalo atau yang lebih dikenal dengan nama Teluk Tomini di sebelah Selatan dan Laut Sulawesi di sebelah Utara. Dalam catatan sejarah laut Nusantara, Laut Sulawesi menjadi penting alasannya ialah merupakan jalur pelayaran dari pulau Sulawesi menuju Filipina yang juga melalui jalur wilayah perairan Kesultanan Sulu di sebelah Timur dari Negara Malaysia. Sedangkan Teluk Gorontalo atau Teluk Tomini semenjak dahulu kala menjadi sumber kehidupan penduduk Kerajaan-Kerajaan yang bermukim di sekitarnya. Teluk ini pun semenjak dahulu ramai oleh kemudian lintas pelayaran dan perdagangan, alasannya ialah menjadi tempat bertemunya Kerajaan yang berada di daerah “Tomini-Bocht” (wilayah daerah Teluk Tomini), Ternate, Buton, bahkan menjadi jalur masuknya perantau dari Hokkian (Tiongkok) serta dari Jazirah Arab.
Luas Wilayah
Luas wilayah Provinsi Gorontalo secara keseluruhan ialah 12.435 km². Jika dibandingkan dengan wilayah Indonesia, luas wilayah provinsi ini hanya sebesar 0,67 persen.
Topografi
Permukaan tanah di Provinsi Gorontalo sebagian besar ialah perbukitan. Oleh akhirnya provinsi ini mempunyai banyak Gunung dengan ketinggian yang berbeda-beda. Gunung Tabongo yang terletak di Kabupaten Boalemo merupakan Gunung yang tertinggi sedangkan Gunung Litu-Litu yang terletak di Kabupaten Gorontalo ialah yang terendah.
Di samping mempunyai banyak Gunung, Provinsi Gorontalo juga dilintasi oleh banyak sungai. Sungai terpanjang ialah Sungai Paguyaman yang terletak di Kabupaten Boelemo dengan panjang anutan 99,3 km. Sedangkan sungai terpendek ialah Sungai Bolontio dengan panjang anutan 5,3 km yang terletak di Kabupaten Gorontalo Utara.
Iklim
Dengan kondisi wilayah Provinsi Gorontalo yang terletak di erat garis khatulistiwa, menyebabkan daerah ini mempunyai suhu udara yang cukup panas. Suhu minimum terjadi di bulan September yaitu 22,8°C. Sedangkan suhu maksimum terjadi di bulan Oktober dengan suhu 33,5°C. Pada tahun 2013 suhu rata-rata berkisar antara 26,2°C hingga dengan 27,6°C.
Provinsi Gorontalo mempunyai kelembaban udara yang relatif tinggi, rata-rata kelembaban pada tahun 2013 mencapai 86,5% persen. Sedangkan untuk curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Mei yaitu 307,9 mm tetapi jumlah hari hujan terbanyak ada pada bulan Juli dan Desember yaitu sebanyak 24 hari.
Sumber Terkait : 
http://www.wisatamu.com/
http://www.marketing.co.id/
http://www.indonesia.Travel/
http://www.idtempatwisata.com/
http://anekatempatwisata.com/
https://www.wisatania.com/
http://www.kebudayaanindonesia.com/
http://alamendah.org/
http://kebudayaanindonesia.net/
http://www.tradisikita.my.id/
http://azidmember.blogspot.co.id

Sumber Utama :
Wikpedia.com
Kembali KeSulawesi


















ENSIKLOPEDI LAINNYA


Sumber http://www.thecolourofindonesia.com/